KTSP DOKUMEN I SMPN 11 CIREBON

Posted: 17 Mei 2009 by Mahasiswa S2 MPI STAIN Cirebon in Pendidikan
Tag:,

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kurikulum dikembangkan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.

Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMP Negeri 11 Kota Cirebon mengacu pada Standar Nasional Pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar Nasional Pendidikan terdiri atas Standar Isi, Proses, Kompetensi Lulusan, Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana, Pengelolaan, Pembiayaan dan Penilaian Pendidikan. Dua dari kedelapan Standar Nasional Pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama dalam mengembangkan kurikulum di SMP Negeri 11 Kota Cirebon.

Kurikulum ini terdiri dari beberapa komponen diantaranya : (a) Tujuan Pendidikan Sekolah; (b) Struktur dan Muatan Kurikulum ; (c) Kalender Pendidikan ; (d) Silabus ; (e) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

B. Landasan

1. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Nasional.

a. Pasal 36 ayat (1) :’Pengembangan Kurikulum dilakukan dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.”

b. Pasal 36 ayat (2) :” Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi, sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik.

c. Pasal 38 ayat (2) :” Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan Komite Sekolah/Madrasah di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan atau kantor Departemen Agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar, dan provinsi untuk pendidikan menengah.

2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Pasal 1 ayat (15) ;” Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.

a. Pasal 6 ayat (1) :” Kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas :

(1). Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia

(2). Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan akhlak mulia

(3). Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi

(4). Kelompok mata pelajaran estetika

(5). Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.

b. Pasal 6 ayat (4) :” Setiap kelompok mata pelajaran (KMP) dilaksanakan secara holistik sehingga pembelajaran masing-masing kelompok mata pelajaran mempengaruhi pemahaman dan/atau penghayatan peserta didik.

c. Pasal 6 ayat (5) :” Semua kelompok mata pelajaran sama pentingnya dalam menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah.

d. Pasal 6 ayat (6) :” Kurikullum dan silabus SD/MI/SDLB/PAKET A, atau bentuk lain yang sederajat, menekankan pentingnya kemampuan dan kegemaran membaca dan menulis, kecakapan berhitung, serta kemampuan berkomunikasi.

e. Pasal 8 ayat (1) :” Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. à SK/KD

f. Pasal 13 dan 14 menekankan bahwa Kurikulum SMP/MTs./SMPLB/SMA/MA/SMALB :

1) dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup.

2) Dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal.

g. Pasal 16 ayat (1) :” Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP.

h. Pasal 17 ayat (1) ;” Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan……. dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik.

i. Pasal 17 ayat (2) :” Sekolah dan komite Sekolah, atau madrasah dan komite madrasah, mengembangkan Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan dan silabusnya berdasarkan Kerangka dasar kurikulum dan Standar Kompetensi Lulusan, di bawah supervisi Dinas Kabupaten/Kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD,SMP,SMA dan SMK ; dan departemen yang menangani urusan pemerintah di bidang agama untuk MI,MTs., MA dan MAK.

3. Peraturan Mendiknas RI Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.

4. Peraturan Mendiknas RI Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan.

5. Peraturan Mendiknas RI Nomor 24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Mendiknas RI Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi, dan Peraturan Mendiknas RI Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kelulusan Tingkat Pendidikan Dasar dan Menengah

Deskripsi SMP Negeri 11 Kota Cirebon

SMP Negeri 11 Kota Cirebon terletak disebelah Selatan Kota Cirebon berbatasan dengan kabupaten Cirebon, beralamatkan di jalan Perjuangan No. 48 telepon (0231) 483610 SMP Negeri 11 Kota Cirebon berdiri diatas lahan seluas 7485 m2 dengan jumlah rombongan belajar 20 kelas, tenaga guru 47 orang, tenaga administrasi 13 orang, dan jumlah murid 783 orang.

Adapun potensi- potensi yang dimiliki SMP Negeri 11 Kota Cirebon diataranya, yaitu : SDM Guru 98% berijazah Sarjana Pendidikan (S1), suasana belajar nyaman, tenang, jauh dari keramaian kota, sarana dan prasarana sekolah sangat mendukung berlangsungnya proses belajar- mengajar, seperti Lab. Komputer, Lab. IPA, Perpustakaan, sarana olah raga Futsal, basket, voli, dan tenis meja. Animo masyarakat untuk menyekolahkan putra- putrinya sangat baik, terbukti lebih dari 400 siswa setiap tahunnya yang ditolak dan masuk ke sekolah swasta. Etos kerja dilingkungan sekolah tergolong cukup tinggi terbukti dengan kehadiran guru mencapai 97%. Pendanaan memadai karena mendapat bantuan dari pemerintah pusat dan daerah.

Kelemahan yang dimiliki SMP Negeri 11 antara lain : intak siswa yang diterima masih tergolong rendah. Kepedulian masyarakat sekitar terhadap pendidikan dilingkungan SMP Negeri 11 Kota Cirebon masih kurang.

Berdasarkan potensi yang dimiliki, maka SMP Negeri 11 Kota Cirebon memiliki peluang untuk bersaing dengan sekolah- sekolah lain dalam prestasi akademik maupun non akademik.

B. Tujuan Penyusunan Kurikulum

KTSP disusun sebagai pedoman penyelenggara kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

C. Prinsip Pengembangan KTSP

KTSP dikembangkan berdasarkan prinsip- prinsip sebagai berikut.

1. Bepusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.

2. Beragam dan terpadu

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan

5. Menyeluruh dan berkesinambungan

6. Belajar sepanjang hayat

7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

BAB II

TUJUAN

A. Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mendiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

B. Visi

SMP Negeri 11 Kota Cirebon memiliki visi :

”UNGGUL DALAM PRESTASI, BERBASIS PADA IMTAQ dan IPTEK”

Indikator :

a. Terwujudnya pengembangan kurikulum yang adaptif dan proaktif

b. Terwujudnya proses pembelajaran yang efektif dan efisien

c. Terwujudnya lulusan yang cerdas dan kompetitif

d. Terwujudnya prasarana dan sarana pendidikan yang relevan dan mutakhir

e. Terwujudnya SDM pendidikan yang memiliki kemampuan dan kesanggupan kerja yang tinggi

f. Terwujudnya lulusan yang memiliki life skill tinggi

g. Terwujudnya menejemen sekolah yang tangguh

h. Terwujudnya kelembagaan sekolah yang selalu belajar (learning school)

i. Terwujudnya pengembangan kehidupan beragama yang optimal

C. Misi

Dalam rangka mencapai visi tersebut, perlu dijabarkan menjadi beberapa misi. Adapun misi SMP Negeri 11 Kota Cirebon yakni sebagai berikut.

1. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki.

2. Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh warga sekolah.

3. Mendorong dan membantu setiap siswa untuk mengenali potensi dirinya, sehingga dapat berkembang secara optimal.

4. Menumbuhkan dan mendorong keunggulan dalam penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

5. Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut dan budaya bangsa sehingga terbangun siswa yang kompeten dan berakhlak mulia.

6. Mendorong lulusan yang berkualitas, berprestasi, berakhlak tinggi, dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa.

D. Tujuan Sekolah

Untuk mencapai visi dan misi tersebut perlu dirumuskan menjadi beberapa tujuan. Tujuan SMP Negeri 11 Kota Cirebon dirumuskan sebagai berikut.

  1. Membina dan meningkatkan akhlak mulia bagi peserta didik.
  2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan minat dan bakat peserta didik.
  3. Mengembangkan kepribadian manusia yang utuh bagi peserta didik.
  4. Mempersiapkan peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
  5. Mempersiapkan peserta didik sebagai bagian dari anggota masyarakat yang mandiri dan berguna.

BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Mata Pelajaran

Muatan kurikulum SMP Negeri 11 Kota Cirebon meliputi sejumlah mata pelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas VII sampai dengan Kelas IX. Materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian dari muatan kurikulum.

Mata pelajaran merupakan materi bahan ajar berdasarkan landasan keilmuan yang akan dibelajarkan kepada peserta didik sebagai beban belajar melalui metode dan pendekatan tertentu.

Pada bagian ini SMP Negeri 11 Kota Cirebon mencantumkan mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri, beserta alokasi waktunya yang akan diberikan kepada peserta didik.

Untuk kurikulum SMP Negeri 11 Kota Cirebon, terdiri dari 10 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri yang harus diberikan kepada peserta didik.

Struktur kurikulum yang digunakan di SMP N 11 Kota Cirebon mengikuti ketentuan dalam Standar Isi. Adapun struktur kurikulumnya sebagai berikut.

KOMPONEN

KELAS DAN ALOKASI WAKTU

VII

VIII

IX

A.

MATA PELAJARAN

1. Pendidikan Agama

2

2

2

2. Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

3. Bahasa Indonesia

4

4

4

4. Bahasa Inggris

4

4

5**)

5. Matematika

4

4

5**)

6. Ilmu Pengetahuan Alam

5

5

5**)

7. Ilmu Pengetahuan Sosial

4

4

4

8. Seni Budaya

2

2

2

9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

2

2

2

10. Keterampilan/Teknologi dan Komunikasi

2

2

2

B.

MUATAN LOKAL

  1. Bahasa Sunda
  2. Bahasa Cirebon
  3. Trapsila

1

1

1

1

1

1

1

1

1

C.

PENGEMBANGAN DIRI

2)*

2)*

2)*

JUMLAH

34

34

36

*) Ekuivalen 2 jam pelajaran

**) Tambahan 1 Jam pelajaran untuk mata pelajaran yang UN-kan

Tujuan dan Ruang Lingkup tiap mata pelajaran sebagai berikut.

a. Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk

1. menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT;

2. mewujudkan manuasia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1. Al Qur’an dan Hadits

2. Aqidah

3. Akhlak

4. Fiqih

5. Tarikh dan Kebudayaan Islam.

Pendidikan Agama Islam menekankan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian antara hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.

b. Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk

1. Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan

2. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi

3. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya

4. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1. Persatuan dan kesatuan bangsa, meliputi: hidup rukun dalam perbedaan, cinta lingkungan, kebanggaan sebagai bangsa indonesia, sumpah pemuda, keutuhan negara kesatuan republik indonesia, partisipasi dalam pembelaan negara, sikap positif terhadap negara kesatuan republik indonesia, keterbukaan dan jaminan keadilan

2. Norma, hukum dan peraturan, meliputi: tertib dalam kehidupan keluarga, tata tertib di sekolah, norma yang berlaku di masyarakat, peraturan-peraturan daerah, norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sistim hukum dan peradilan nasional, hukum dan peradilan internasional

3. Hak asasi manusia meliputi: hak dan kewajiban anak, hak dan kewajiban anggota masyarakat, instrumen nasional dan internasional ham, pemajuan, penghormatan dan perlindungan HAM

4. Kebutuhan warga negara meliputi: hidup gotong royong, harga diri sebagai warga masyarakat, kebebasan berorganisasi, kemerdekaan mengeluarkan pendapat, menghargai keputusan bersama, prestasi diri, persamaan kedudukan warga negara

5. Konstitusi negara meliputi: proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama, konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di indonesia, hubungan dasar negara dengan konstitusi

6. Kekuasan dan politik, meliputi: pemerintahan desa dan kecamatan, pemerintahan daerah dan otonomi, pemerintah pusat, demokrasi dan sistem politik, budaya politik, budaya demokrasi menuju masyarakat madani, sistem pemerintahan, pers dalam masyarakat demokrasi

7. Pancasila meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara, proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara, pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila sebagai ideologi terbuka

8. Globalisasi meliputi: globalisasi di lingkungannya, politik luar negeri Indonesia di era globalisasi, dampak globalisasi, hubungan internasional dan organisasi internasional, dan mengevaluasi globalisasi.

c. Bahasa Indonesia bertujuan untuk

1. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis

2. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara

3. Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan

4. Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial

5. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa

6. Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup mata pelajaran bahasa Indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1. Mendengarkan

2. Berbicara

3. Membaca

4. Menulis.

Pada akhir pendidikan di SMP/MTs, peserta didik telah membaca sekurang-kurangnya 15 buku sastra dan nonsastra.

d. Bahasa Inggris bertujuan untuk

1. Mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan dan tulis untuk mencapai tingkat literasi functional

2. Memiliki kesadaran tentang hakikat dan pentingnya bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat global

3. Mengembangkan pemahaman peserta didik tentang keterkaitan antara bahasa dengan budaya.

Ruang lingkup

Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Inggris di SMP/MTs meliputi:

1. kemampuan berwacana, yakni kemampuan memahami dan/atau menghasilkan teks lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat keterampilan berbahasa, yakni mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis secara terpadu untuk mencapai tingkat literasi functional;

2. kemampuan memahami dan menciptakan berbagai teks fungsional pendek dan monolog serta esei berbentuk procedure, descriptive, recount, narrative, dan report. Gradasi bahan ajar tampak dalam penggunaan kosa kata, tata bahasa, dan langkah-langkah retorika;

3. kompetensi pendukung, yakni kompetensi linguistik (menggunakan tata bahasa dan kosa kata, tata bunyi, tata tulis), kompetensi sosiokultural (menggunakan ungkapan dan tindak bahasa secara berterima dalam berbagai konteks komunikasi), kompetensi strategi (mengatasi masalah yang timbul dalam proses komunikasi dengan berbagai cara agar komunikasi tetap berlangsung), dan kompetensi pembentuk wacana (menggunakan piranti pembentuk wacana).

e. Matematika bertujuan untuk

  1. Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah
  2. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika
  3. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh
  4. Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah

Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah

Ruang Lingkup

Mata pelajaran Matematika pada satuan pendidikan SMP/MTs meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1. Bilangan

2. Aljabar

3. Geometri dan Pengukuran

4. Statistika dan Peluang

f. IPA bertujuan untuk

1. Meningkatkan keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam ciptaanNya

2. Mengembangkan pemahaman tentang berbagai macam gejala alam, konsep dan prinsip IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

3. Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif, dan kesadaran terhadap adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi, dan masyarakat

4. Melakukan inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bersikap dan bertindak ilmiah serta berkomunikasi

5. Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan serta sumber daya alam

6. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan

7. Meningkatkan pengetahuan, konsep, dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Ruang Lingkup

Bahan kajian IPA untuk SMP/MTs merupakan kelanjutan bahan kajian IPA SD/MI meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1. Makhluk Hidup dan Proses Kehidupan

2. Materi dan Sifatnya

3. Energi dan Perubahannya

4. Bumi dan Alam Semesta

g. IPS bertujuan untuk

1. Mengenal konsep- konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya

2. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial

3. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan

4. Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1. Manusia, Tempat, dan Lingkungan

2. Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan

3. Sistem Sosial dan Budaya

4. Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan.

h. Seni Budaya bertujuan untuk

1. Memahami konsep dan pentingnya seni budaya

2. Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya

3. Menampilkan kreativitas melalui seni budaya

4. Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal, regional, maupun global.

Ruang Lingkup

Mata pelajaran Seni Budaya meliputi aspek- aspek sebagai berikut.

1. Seni rupa, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan, patung, ukiran, cetak-mencetak, dan sebagainya

2. Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, apresiasi karya musik

3. Seni tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi, apresiasi terhadap gerak tari

4. Seni teater, mencakup keterampilan olah tubuh, olah pikir, dan olah suara yang pementasannya memadukan unsur seni musik, seni tari dan seni peran.

Di antara keempat bidang seni yang ditawarkan, minimal diajarkan satu bidang seni sesuai dengan kemampuan sumberdaya manusia serta fasilitas yang tersedia. Pada sekolah yang mampu menyelenggarakan pembelajaran lebih dari satu bidang seni, peserta didik diberi kesempatan untuk memilih bidang seni yang akan diikutinya.

i. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan bertujuan untuk

1. Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih

2. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik.

3. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar

4. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan

5. Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggungjawab, kerjasama, percaya diri dan demokratis

6. Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan

7. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil, serta memiliki sikap yang positif

Ruang Lingkup

Ruang lingkup mata pelajaran Pendiidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk jenjang SMP / MTs adalah sebagai berikut.

1. Permainan dan olahraga meliputi: olahraga tradisional, permainan. eksplorasi gerak, keterampilan lokomotor non-lokomotor,dan manipulatif, atletik, kasti, rounders, kippers, sepak bola, bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan beladiri, serta aktivitas lainnya

2. Aktivitas pengembangan meliputi: mekanika sikap tubuh, komponen kebugaran jasmani, dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya

3. Aktivitas senam meliputi: ketangkasan sederhana, ketangkasan tanpa alat, ketangkasan dengan alat, dan senam lantai, serta aktivitas lainnya

4. Aktivitas ritmik meliputi: gerak bebas, senam pagi, SKJ, dan senam aerobic serta aktivitas lainnya

j. Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunkasi bertujuan untuk:

1. Memahami teknologi informasi dan komunikasi

2. Mengembangkan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi

3. Mengembangkan sikap kritis, kreatif, apresiatif dan mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi

4. Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1. Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, memanipulasi, dan menyajikan informasi

2. Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindah data dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

B. Muatan Lokal

Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi mata pelajaran muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan.

Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada Standar Isi di dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan. Keberadaan mata pelajaran muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat, sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing daerah lebih meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional.

Lingkup isi/jenis muatan lokal, dapat berupa: bahasa daerah, bahasa Inggris, kesenian daerah, keterampilan dan kerajinan daerah, adat istiadat, dan pengetahuan tentang berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar, serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah yang bersangkutan.

Mengingat SMP Negeri 11 Kota Cirebon berada di wilayah Jawa Barat Dipandang perlu untuk mengembangkan dan melestarikan budaya Sunda dan daerah Cirebon sesuai dengan Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemeliharaan Bahasa, Sastra, dan Aksara Daerah, untuk kelestariannya diperlukan mata pelajaran muatan lokal yang meliputi :

a. Bahasa Sunda

b. Bahasa Cirebon

c. Trapsila

C. Pengembangan Diri

Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri di bawah bimbingan konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.

Bentuk Kegiatan Pengembangan diri di SMP Negeri 11 Kota Cirebon meliputi :

1. Kegiatan terprogram terdiri atas dua komponen:

a. Pelayanan konseling, meliputi pengembangan:

· kehidupan pribadi

· kemampuan sosial

· kemampuan belajar

· wawasan dan perencanaan karir

b. Ekstra kurikuler, meliputi kegiatan:

1. Pramuka

2. PMR

3. Kelompok Ilmiah Remaja

4. Teather/Pementasan Seni Budaya

5. Basket

6. Pencak silat

7. Bala Voly

8. Futsal

9. Atletik

10. Degung

11. Remaja Masjid

12. Madding

13. Ketrampilan Kriya Logam

2. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan secara Rutin, yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal, seperti :

a. upacara bendera

b. Kebersihan lingkungan

c. kesegaran jasmani (senam)

D. Pengaturan Beban Belajar

Beban belajar yang ditentukan di SMP Negeri 11 Kota Cirebon sebagai berikut :

· Sistem Paket

· Alokasi Waktu Belajar : 40 menit per jam pelajaran

· Beban jam belajar 36 jam per minggu

· Tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur 0% – 40% dari waktu kegiatan tatap muka mata pela yang bersangkutan

· Alokasi waktu untuk praktik, dua jam kegiatan praktik di sekolah setara dengan satu jam tatap muka. Empat jam praktik di luar sekolah setara dengan satu jam tatap muka

Tabel.

Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Keseluruhan untuk SMP Negeri 11 Kota Cirebon

Satuan Pendidikan

Kelas

Satu jam pemb. tatap muka (menit)

Jumlah jam pemb. Per minggu

Minggu Efektif per tahun ajaran

Waktu pembelajaran per tahun

Jumlah jam per tahun (@60 menit)

SMP N 11 Kota Cirebon

VII s.d. IX

40

36

34-38

1088 – 1216 jam pembelajaran

(43520 – 48640

menit)

725-811

E. Ketuntasan Belajar

Ketuntasan belajar setiap indikator yang dikembangkan sebagai suatu pencapaian hasil belajar dari suatu kompetensi dasar berkisar antara 0-100%. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75%. Sekolah menentukan kriteria ketuntasan minimal sebagai target pencapaian kompetensi (TPK) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Sekolah secara bertahap dan berkelanjutan selalu mengusahakan peningkatan kriteria ketuntasan belajar untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal.

Berikut ini tabel nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang menjadi target pencapaian kompetensi (TPK) di SMP Negeri 11 Kota Cirebon yang berlaku saat ini.

Tabel

Kriteria Ketuntasan Minimal SMPN 11 Kota Cirebon

No

Mata Pelajaran

KKM

Kls VII

KKM

Kls VIII

KKM

Kls IX

1.

Pendidikan Agama

Pengetahuan

65

65

67

Praktek

67

2.

Pendidikan Kewarganegaraan

Penguasaan Konsep

65

67

68

Praktek

68

3.

Bahasa Indonesia

Mendengarkan

65

66

68

Berbicara

68

Membaca

68

Menulis

4.

Bahasa Inggris

Mendengarkan

65

67

69

Berbicara

69

Membaca

69

Menulis

69

5.

Matematika

Pemahaman Konsep

63

63



7

65

Penalaran dan Penerapan Konsep



7

65

Pemecahan masalah

65

6.

Ilmu Pengetahuan Alam

Pemahaman dan penerapan Konsep

62

63

63

Kinerja Ilmiah

65

7.

Ilmu Pengetahuan Sosial

Penguasaan Konsep

65

67

70

Penerapan

70

No

Mata Pelajaran

KKM

Kls VII

KKM

Kls VIII

KKM

Kls IX

8.

Seni Budaya

Apresiasi

65

65

65

Kreasi

65

9.

Pendidikan Jasmani, Olahraga dan kesehatan

Permainan dan Olah Raga

65

65

65

Aktivitas Pengembangan

65

Uji diri / Senam

65

Aktivitas Ritmik

-

Akuatik / PLK

65

10.

Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi

Etika Pemanfaatan

65

65

65

Pengolahan dan Pemenfaatan Informasi

65

Penugasan Proyek

65

11.

Muatan Lokal

Bahasa Sunda

70

70

70

Bahasa Cirebon

65

65

63

F. Kenaikan Kelas dan Kelulusan

a. Kenaikan Kelas

Mekanisme kenaikan kelas dan tinggal kelas yang ditetapkan di SMP Negeri 11 Kota Cirebon sebagai berikut :

1. Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun khususnya kelas VII dan VIII

2. Peserta didik dinyatakan naik kelas, apabila:

a) Yang bersangkutan telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal.

b) Peserta didik dinyatakan naik kelas, apabila kehadirannya minimal 85 % dari hari efektif kegiatan belajar mengajar.

3. Peserta didik dinyatakan harus mengulang dikelas yang sama bila,

a) Memperoleh nilai kurang dari katagori baik pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia

b) Jika peserta didik tidak menuntaskan standar kompetensi dan kompetensi dasar lebih dari empat mata pelajaran sampai pada batas akhir tahun pelajaran,

c) Jika karena alasan yang kuat, misal karena gangguan kesehatan fisik, emosi atau mental sehingga tidak mungkin berhasil dibantu mencapai kompetensi yang ditargetkan.

4. Ketika Mengulang dikelas yang sama, nilai peserta didik untuk semua indikator, kompetensi dasar dan standar kompetensi yang ketuntasan belajar minimumnya sudah dicapai, minimal sama dengan yang dicapai pada tahun sebelumnya.

b. Kelulusan

Ketentuan kelulusan yang ditetapkan di SMP Negeri 11 Kota Cirebon sebagai berikut

1. Dilaksanakan pada akhir tahun pelajaran untuk kelas IX.

2. Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1), peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah:

· Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran.

· Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan;

· Lulus Ujian Nasional. Kriteria Kelulusan Ujian Nasional mengacu pada Prosedur Operasi Standar (POS) yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

· Lulus Ujian Sekolah. Kriteria Rata-rata Kelulusan Ujian Sekolah mengacu pada Prosedur Operasi Standar (POS) yang dikeluarkan oleh Badan Standar Pendidikan Nasional (BSNP). Kriteria Minimal untuk masing-masing pelajaran ditentukan oleh sekolah dengan mengacu pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

G. Pendidikan Kecakapan Hidup

Pendidikan Kecapan hidup merupakan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik sehingga memeiliki kecakapan untuk berani menghadapi prolem hidup dan kehidupan dengan wajar tanpa rasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya.

Kecakapan hidup yang dikembangkan meliputi kecakapan personal (Personal skill), kecakapan sosial (Social skill), kecakapan akademik ( Academic skill ), dan kecakapan vokasional ( Vocational skill ) secara terpadu dan merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri.

Implementasi pendidikan kecakapan hidup di SMP Negeri 11 secara khusus meliputi tiga mata pelajaran. Pelaksanaannya diluar jam pelajaran.

Tabel

Pendidikan Kecakapan hidup di SMP Negeri 11 Kota Cirebon.

No

Pendidikan Kecakapan Hidup

Alokasi Waktu (JP)

VII

VIII

IX

1

Pendidikan Ketrampilan menjahit

2

2

2

Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK)

(spesialisasi Tata Boga)

2

3

Pendidikan Keterampilan Elektro

2

2

2

Jumlah

4

4

4

H. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global

Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global merupakan kegiatan kokurikuler untuk mengembangkan kompetensi bakat minta peserta didik yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah/ lingkungan pendidikan yang dapat menjawab tantangan global dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya untuk memberi bekal kelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan peserta didik dalam bermasyarakat.

Pengembangan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global di SMP Negeri 11 Kota Cirebon diarahkan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan peserta didik dengan memperhatikan kondisi potensi daerah/lingkungan sekolah. Kebutuhan terrsebut diantaranya :

a. Melakukan pembinaan dibidang keolahragaan untuk mencetak bibit unggul dalam bidang olah raga tertentu.

b. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan di bidang Teknologi dan Informasi untuk menghadapai tantangan global.

c. Meningkatkan kemampuan berwirausaha.

Dengan demikian Pendidikan Berbasis keunggulan lokal dan global di SMP Negeri 11 Cirebon Meliputi kegiatan sebagai berikut :

No

Pendidikan Berbasis

Keungulan Lokal dan Global

Alokasi Waktu (JP)

VII

VIII

IX

1

Peningkatan Keunggulan Dibidang Bola Volley

2

2

2

2

Pengembangan Program Kriya Logam

2

Jumlah

2

2

4

BAB IV

KALENDER PENDIDIKAN

Kurikulum satuan pendidikan pada setiap jenis dan jenjang diselenggarakan dengan mengikuti kalender pendidikan pada setiap tahun ajaran. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.

A. Alokasi Waktu

Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.

Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.

Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh matapelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.

Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.

Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainnya tertera pada Tabel

Tabel

Alokasi Waktu pada Kelender Pendidikan

No

Kegiatan

Alokasi Waktu

Keterangan

1.

Minggu efektif belajar

Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu

Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan

2.

Jeda tengah semester

Maksimum 2 minggu

Satu minggu setiap semester

3.

Jeda antarsemester

Maksimum 2 minggu

Antara semester I dan II

4.

Libur akhir tahun pelajaran

Maksimum 3 minggu

Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran

5.

Hari libur keagamaan

2 – 4 minggu

6.

Hari libur umum/nasional

Maksimum 2 minggu

Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah

7.

Hari libur khusus

Maksimum 1 minggu

8.

Kegiatan khusus sekolah/madrasah

Maksimum 3 minggu

Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif

B. Penetapan Kalender Pendidikan

1. Permulaan tahun pelajaran adalah bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya.

2. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan, Kepala Daerah tingkat Kabupaten/Kota, dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus.

3. Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dapat menetapkan hari libur serentak untuk satuan-satuan pendidikan.

4. Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan disusun oleh masing-masing satuan pendidikan berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen Standar Isi ini dengan memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah.

Berikut ini kalender pendidikan yang digunakan di SMP Negeri 11 Kota Cirebon :

KALENDER PENDIDIKAN

SMP NEGERI 11 CIREBON

TAHUN PELAJARAN 2008/2009

JULI 2008

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

6

13

20

27

2

30-12

Libur Semester 2 Th. 2007-2008

SENIN

7

14

21

28

14-31

Hari belajar efektif

SELASA

1

8

15

22

29

14-17

MOS Kls VII

RABU

2

9

16

23

30

30

Isra Mi,raj

KAMIS

3

10

17

24

31

JUMAT

4

11

18

25

SABTU

5

12

19

26

AGUSTUS 2008

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

3

10

17

24

31

4

1-31

Hari belajar efektif

SENIN

4

11

18

25

18

Peringatan Kemerdekaan RI

SELASA

5

12

19

26

25-30

Perkiraan jeda tengah semester

RABU

6

13

20

27

KAMIS

7

14

21

28

JUMAT

1

8

15

22

29

SABTU

2

9

16

23

30

SEPTEMBER 2008

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

7

14

21

28

3

1-3

Libur awal Puasa

SENIN

1

8

15

22

29

4-24

Hari Belajar Efektif

SELASA

2

9

16

23

30

15-20

Ulangan Tengah Semester

RABU

3

10

17

24

25-30

Libur Idul Fitri

KAMIS

4

11

18

25

JUMAT

5

12

19

26

SABTU

6

13

20

27

OKTOBER 2008

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

5

12

19

26

3

1-2

Idul Fitri

SENIN

6

13

20

27

1-11

Libur Idul Fitri

SELASA

7

14

21

28

13-31

Hari Belajar Efektif

RABU

1

8

15

22

29

KAMIS

2

9

16

23

30

JUMAT

3

10

17

24

31

SABTU

4

11

18

25

NOVEMBER 2008

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

2

9

16

23

30

4

1-30

Hari Belajar Efektif

SENIN

3

10

17

24

SELASA

4

11

18

25

RABU

5

12

19

26

KAMIS

6

13

20

27

JUMAT

7

14

21

28

SABTU

1

8

15

22

29

DESEMBER 2008

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

7

14

21

28

3

1-26

Hari Belajar Efektif

SENIN

1

8

15

22

29

9-20

Ulangan Akhir Semester

SELASA

2

9

16

23

30

22-26

PORAK

RABU

3

10

17

24

31

27

Pembagian Rapor

KAMIS

4

11

18

25

29-31

Libur Semester 1

JUMAT

5

12

19

26

25

Libur Natal

SABTU

6

13

20

27

JANUARI 2009

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

4

11

18

25

4

1-10

Libur Semester 1

SENIN

5

12

19

26

12

Hari Pertama semester 2

SELASA

6

13

20

27

12-31

Hari Belajar Efektif

RABU

7

14

21

28

KAMIS

1

8

15

22

29

JUMAT

2

9

16

23

30

SABTU

3

10

17

24

31

FEBRUARI 2009

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

1

8

15

22

4

2-28

Hari Belajar Efektif

SENIN

2

9

16

23

SELASA

3

10

17

24

RABU

4

11

18

25

KAMIS

5

12

19

26

JUMAT

6

13

20

27

SABTU

7

14

21

28

MARET 2009

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

1

8

15

22

29

4

2-31

Hari Belajar Efektif

SENIN

2

9

16

23

30

16-21

Ulaangan Tengah Semester

SELASA

3

10

17

24

31

23-28

Jeda Tengah Semester

RABU

4

11

18

25

KAMIS

5

12

19

26

JUMAT

6

13

20

27

SABTU

7

14

21

28

APRIL 2009

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

5

12

19

26

4

1-30

Hari Belajar Efektif

SENIN

6

13

20

27

SELASA

7

14

21

28

RABU

1

8

15

22

29

KAMIS

2

9

16

23

30

JUMAT

3

10

17

24

SABTU

4

11

18

25

MEI 2009

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

3

10

17

24

31

3

1-31

Hari Belajar Efektif

SENIN

4

11

18

25

25-30

US

SELASA

5

12

19

26

RABU

6

13

20

27

KAMIS

7

14

21

28

JUMAT

1

8

15

22

29

SABTU

2

9

16

23

30

JUNI 2009

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

7

14

21

28

1

1-26

Hari Belajar Efektif

SENIN

1

8

15

22

29

8-13

Ulangan Semester 2

SELASA

2

9

16

23

30

15-26

PORAK

RABU

3

10

17

24

27

Pembagian Raport

KAMIS

4

11

18

25

28-30

Libur Semester 2

JUMAT

5

12

19

26

SABTU

6

13

20

27

JULI 2009

ME

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

MINGGU

5

12

1-12

Libur Semester 2

SENIN

6

SELASA

7

RABU

1

8

KAMIS

2

9

JUMAT

3

10

SABTU

4

11

About these ads
Komentar
  1. isni mengatakan:

    bgus bgd,sngat trbntu dngn data ini

  2. Frans X Lebuan mengatakan:

    saya sangat berterima kasih.kami sangat terbantu dgn data ini.

  3. imam muzani mengatakan:

    Terimakasih bisa untuk pembanding semoga bermanfaat

  4. Jafar mengatakan:

    Bisa minta file nya? trims

  5. Jafar mengatakan:

    Can i have the copy file?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s