JAWABAN SOAL UAS

Posted: 5 Juli 2009 by Mahasiswa S2 MPI STAIN Cirebon in Tak Berkategori
Tag:

MATA KULIAH “TEKNOLOGI INFORMASI PENDIDIKAN”
DIAMPU OLEH : DR. WAHIDIN, MA
PROGRAM PASCA SARJANA STAIN CIREBON

NAMA : MIFTAHUL KHAER
NIM : 505810058
KONSENTRASI : MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (MPI)


1. JAWABAN SOAL NO. 1
Pokok-pokok Manajemen Sistem Informasi Pendidikan (MSIP).
Pokok-pokok Manajemen Sistem Informasi Pendidikan (MSIP) meliputi : 
a. Sistem Absen (Barcode System)
Sistem Absen adalah Sistem yang digunakan untuk melayani absensi Siswa, Guru, Staff, Sistem absensi menggunakan teknologi Barcode. Sistem yang mempunyai manfaat dan keuntungan sbb :
1) Absensi siswa, guru dan staf dilakukan secara otomatis (digital)
2) Sistem Absensi akan berhenti setelah waktu toleransi keterlambatan masuk sekolah yang ditentukan.
3) Hasil rekapitulasi absensi dapat dilihat secara cepat, tepat dan akurat).
4) Menghemat waktu bagi guru dalam mengolah absensi siswa.
5) Sistem Informasi Terpadu Sekolah secara otomatis dapat mengetahui siswa yang tidak masuk kelas, siswa yang masuknya terlambat sehingga akan mempermudah dalam pengawasan.
6) Hasil rekapitulasi absensi dapat dikelompokan berdasrkan waktu (hari, minggu, bulanan, semester dan tahunan) dan kelompok siswa (kelas, tahun ajaran, indek prestasi, dll)
b. Sistem Kesiswaan
Sistem kesiswaan adalah sebuah Sistem yang berfungsi untuk mengolah seluruh data siswa seperti :
1) Registrasi siswa baru berdasarkan Nomor Induk Siswa
2) Penyusunan daftar siswa per kelas / per jurusan
3) Rekapitulasi Jumlah Siswa (jumlah siswa aktif, jumlah siswa keluar, jumlah siswa masuk/baru)
4) Penyusunan data alumni secara otomatis
5) Pencarian data siswa secara cepat, tepat dan akurat (siswa dan siswi alumni)
c. Sistem Kurikulum/Guru
Sistem guru adalah sebuah Sistem yang berfungsi untuk mengolah data data siswa yang bermanfaat dan penting bagi guru. Sistem guru dibagi dalam 2 katagori, yaitu :
1) Sistem Guru sebagai Wali Kelas, yang berfungsi untuk :
– Mengolah data absensi siswa
– Mengetahui persetase kehadiran siswa
– Rekapitulasi absensi siswa (mingguan, bulanan, semester dan tahunan)
– Mengoreksi absensi siswa (yang salah secara manual)
– Melihat hasil nilai siswa (per mata pelajaran)
2) Sistem Guru sebagai Guru Mata Pelajaran, yang berfungsi untuk :
– Data Entry Nilai Ujian (praktek, tertulis) siswa
– Menganalisis hasil ujian siswa
– Membuat rekapitulasi nilai ujian siswa
d. Sistem BP/BK
Sistem ini berfungsi untuk mengolah data siswa yang perlu layanan khususi, seperti :
1) Jumlah alpa (tidak masuk tanpa berita) siswa yang melebihi batas minimum.
2) Jumlah siswa yang bermasalah
3) Data enty absensi siswa terlambat datang ke sekolah secara manual setelah siswa tersebut membuat laporan (alasan) secara rinci dan jelas.
4) Membuat surat undangan untuk orang tua siswa ke sekolah untuk melakukan konsultasi (mencari jalan keluar terbaik) tentang siswa yang sudah melakukan kesalahan. Misalnya siswa yang 3 hari berturut-turut tidak masuk sekolah dengan alasan yang tidak jelas
5) Data Entry peringatan untuk siswa
6) Data Entry siswa berprestasi

e. Sistem Keuangan (Dana Operasional Pendidikan dan SPP)
Sistem ini berfungsi untuk melakukan transaksi pembayaran DOP dan SPP siswa dengan menggunakan teknologi Barcode System yang mengacu pada nomor induk siswa. Dan mengunakan teknologi ini adalah sbb :
1) Akses cepat, tepat dan akurat untuk mengetahui status terakhir pembayaran SPP siswa.
2) Mencetak slip pembayaran SPP siswa dengan cepat
3) Membuat rekapitulasi SPP siswa (harian, mingguan, bulanan, semester dan tahunan) secara otomatis.
4) Menghindari kesalahan dalam proses pembayaran UDB yang akan berakibat kerugian baik pihak sekolah maupun di pihak siswa.
f. Sistem Administrasi
Sistem ini berfungsi untuk melakukan kegiatan administrasi yang berhubungan dengan kegiatan siswa, seperti :
1) Membuat Surat Panggilan untuk siswa dan orang tua siswa
2) Membuat Surat Pemberitahuan untuk siswa dan orang tua siswa
g. Sistem Perpustakaan
Sistem ini berfungsi untuk melakukan transaksi perpustakaan seperti :
1) Transaksi Peminjaman Buku
2) Transaksi Pengembalian Buku
3) Pencarian Buku
4) Stock Inventory Perpustakaan
5) Data Entry Buku Baru
6) Laporan Rekapitulasi (harian, mingguan, bulanan, semester dan tahunan)
h. Sistem Kepegawaian
Sistem ini berfungsi untuk memudahkan dalam pengelolaan seluruh data pegawai sekolah, seperti :
1) Pencarian Pegawai, seleksi dan penempatan pegawai
2) Penyusunan Program Pelatihan
3) Perbaikan Kondisi Kerja
4) Perencanaan Pegawai
5) Perencanaan Organisasi
6) Penilaian Prestasi, mutasi dan promosi
7) Penggolongan jabatan, administrasi penggajihan dan Insentif
i. Sistem Manajemen Asset Sekolah/Lembaga
Sistem ini berfungsi untuk memudahkan dalm pengolahan seluruh data asset sekolah, seperti :
1) Pencarian data Asset
2) Penyusunan data Asset
3) Sistem kategori Asset
4) Sistem status
5) Sistem Supplier/ Vendor
6) Nilai Asset (depresiasi)
j. Sistem Raport/ Laporan
Sistem raport ini berfungsi untuk laporan. Sistem laporan ini dibagi atas beberapa jenis laporan, antara lain :
1) Laporan untuk Orang Tua Siswa/ Wali Murid (LKS)
Laporan Kegiatan Siswa (LKS) untuk orang tua siswa diberikan/ dikirimkan kepada orang tua via kurir (POS) antara tanggal 1 s.d 5 setiap bulannya LKS berisi beberapa informasi tentang kegiatan siswa selama sebualan terakhir, seperti:
– Kehadiran Siswa (persentase kehadiran)
– Nilai-nilai Uji Kompetensi (baik praktek maupun tulisan)
– Status Pembayaran DSP dan UDB
– Catatan Wali kelas/ Guru Bidang Studi
Laporan kegiatan siswa yang dikirimkan ke orang tua siswa seperti Biling Kartu Kredit Bank via jasa kurir (POS) atau langsung (tergantung permintaan) setiap bulannya sehingga orang tua siswa atau wali murid dapat mengetahui kondisi sesungguhnya (real) tentang kegiatan siswa (anaknya) secara cepat. Tepat dan akurat sehingga apabila menemukan penyimpangan/ kesalahan dapat dilakukan koreksi / perbaikan dengan cepat dan tepat. Sehingga diharapkan dengan LKS ini orang tua dapat ikut berperan aktif untuk mengawasi, mengoreksi dan mengingkatkan mutu pendidikan anaknya.
2) Laporan Untuk Siswa
Laporan ini berisi beberapa informasi tentang kegiatan siswa dan informasi penting lainnya yang harus diketahui oleh siswa, seperti :
– Status Kehadiran
– Nilai-nilai ulangan /Ujian
– Status Pembayaran SPP
– Jadwal kegiatan seperti extrakulikuler, praktek lab komputer, lab bahasa, dll.
Dan laporan ini dibuat dalam bentuk from laporan khusus siswa yang dapat di akses oleh siwa dengan sistem pengamam sbb :
Login : Nomor Induk Siswa
Password : ……… (rahasia dan min 6 karakter)
Sehingga informasi siswa hanya dapat di akses oleh siswa yang bersangkutan (bersifat pribadi).
3) Laporan Untuk Guru
Laporan bulanan untuk guru ada 2 (dua) macam, yaitu :
– Laporan berbentuk digital (from dalam program SITS)
– Laporan tertulis (cetakan) dikirim dari tanggal 1 s.d 5 setiap bulanya
Kedua laporan tersebut berisi berapa laporan tentang :
– Rekapitulasi absensi siswa selama 1 bulan terakhir (wali kelas)
– Rekapitulasi nilai ujian / ulangan siswa selama 1 bulan terkhir (guru mata pelajaran)
4) Laporan untuk Kepala Sekolah
Laporan bulanan untuk kepala sekolah mencakup beberapa hal, seperti :
– Laporan keuangan (pembayaran UDB dan DSP)
– Rekapitulasi Bulanan Absensi Guru
– Rekapitulasi Jumlah Siswa
– Persentase Kehadiran Siswa
– Hasil analisis data siswa

2. JAWABAN SOAL NO. 2
Proses penggunaan MSIP dalam peningkatan mutu layanan pendidikan.
Manajemen Sistem Informasi yang layak digunakan untuk diterapkan didunia pendidikan adalah Sistem Informasi yang harus memperhatikan beberapa aspek seperti aspek teknologi, biaya implementasi, sumber daya dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan jaman. Sistem Informasi yang tambal sulam dan sudah tidak dapat diabaikan dan perlu segera dilakukan otomatis secara menyeluruh.
MSIP adalah suatu usaha untuk meningkatkan keberhasilan penerapan Sistem Informasi pada suatu lembaga pendidikan bergantung dari komitmen seluruh personil yang ada di dalam manajemen sekolah, dan untuk itu akan melibatkan sekolah dalam pembuatan sistem informasi manajemen tersebut sehingga Sistem Informasi Manajemen tersebut akan sesuai dengan kondisi kebutuhan aplikasi Sistem Informasi Manjemen Pendidikan yang dikembangkan secara bertahap.
Berikut ini adalah salah satu contoh penggunaan MSIP dalam rangka peningkatan mutu layanan pendidikan :



 

Proses Penggunaan :
1. Siswa/Guru/Karyawan memasukan Kartu multi fungsi ke mesin absen dan akan muncul Nama, kelas, No. Induk dan Foto (untuk siswa) / Nama, NIP, Mata Pelajaran (untuk Guru)/Nama, NIP, pekerjaan (Untuk Karyawan).
2. Data akan masuk kepada server dan sepada semua clien.
3. Data hanya dapat dirubah oleh server/Kepala Madrasah
4. Clien Kesiswaan dapat memonitor dan dapat memasukan data Kesiswaan
5. Clien Kurikulum dapat memonitor dan dapat memasukan data kurikulum
6. Clien Kolektor UDB/DSP dapat memonitor dan dapat memasukan data keuangan melalui kartu multi fungsi siswa
7. Clien BP/BK dapat memonitor dan dapat memasukan data BP/BK
8. Clien Perpustakaan dapat memonitor dan dapat memasukan data Perpustakaan langsung dan data siswa dapat menggunakan kartu multi fungsi.

3. JAWABAN SOAL NO. 3
Jenis data yang biasa digunakan untuk kepentingan MSIP.
Data adalah semua fakta, petunjuk, indikasi, dan informasi baik dalam bentuk tulisan (karakter), angka (digital, gambar (analog termasuk peta)), media magnetic, dokumen, dan bentuk lain yang didapat dari hasil penyelidikan umum daneksplorasi.
Informasi adalah Rangkuman data yang telah mengalami proses pengolahan dan atau interpretasi yang disajikan dalam bentuk peta, laporan baik hard copy maupun soft copy.
Jenis Data Berdasarkan Sumber : Internal, eksternal.
Tahapan Kegiatan : Primer, sekunder.
Sifat : Dasar, Olahan, Interpretasi.
Bentuk : Fisik, Nonfisik/elektronik
Kerahasiaan :Terbuka, tertutup
Jenis data yang biasa digunakan untuk kepentingan MSIP: 
a. Data Akuntansi/Keuangan 
b. Data Kepegawaian
c. Data Akademik/Kurikulum
d. Proses KBM melalui pendekatan Student Centered Learning melalui e- Learning
e. Data perpustakaan

4. JAWABAN SOAL NO. 4
Fungsi manajemen sistem informasi.
a. Manajemen Basis Data
Sistem manajemen basisdata merupakan komponen utama dari sebuah sistem informasi modern. Pada sistem heterogen, berbagai jenis sistem manajemen basisdata akan saling terhubung sehingga mampu saling berkomunikasi untuk mendukung sistem distributed database.
Untuk memenuhi konektivitas, para penjual sistem manajemen basisdata memiliki dua alternatif. Alternatif pertama adalah membuat agar perangkat lunak manajemen basisdata ini mengikuti aturan-aturan open data base connectivity (ODBC), sedangkan alternatif kedua adalah mempergunakan fasilitas agent yang diberikan oleh sistem operasi. Open data base connectivity memerlukan arsitektur client-server pada tingkat sistem manajemen basisdata, dengan demikian kompatibilitas dan interoperabilitas harus dijamin pada tingkat ini. Sedangkan agent memerlukan arsitektur client-server pada tingkat sistem operasi sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi bagi para pengguna untuk memilih sistem manajemen basisdata yang sesuai dengan keperluannya.
b. Monitoring (Pengawasan)
Pengawasan diperlukan atas pertimbangan bahwa penyelenggaraan seluruh kegiatan operasional memungkinkan terjadi kesalahan yang berarti dapat berakibat pada tidak terwujudnya tingkat efisiensi, efektivitas dan produktivitas yang diharapkan. Oleh karena itu, kegiatan pengawasan jelas memerlukan sekaligus menghasilkan informasi tentang penyelenggaraan berbagai kegiatan operasional yang sedang terjadi.
c. Evaluasi dan Penilaian
Seperti halnya dalam pengawasan, informasi dalam proses penilaian juga sangat dibutuhkan. Informasi ini dapat diperoleh melalau berbagai wawancara, penyebaran kuesioner kepada pihak-pihak lain yang dianggap mengetahui pengetahuan mendalam tentang seluruh proses manajerial, dan teknik-teknik lainnya yang dipandang perlu dan tepat digunakan.
d. Efektivitas SDM
Penggerakan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan fungsi yang teramat penting dalam manajemen sekaligus paling sulit. Penggerakan SDM yang tepat dan efektif memerlukan informasi yang handal. Misalnya, informasi tentang klasifikasi jabatan, informasi tentang uraian dan analisis pekerjaan, informasi tentang standar mutu yang diterapkan dalam manajemen, dan berbagai informasi lainnya yang memungkinkan satuan kerja yang mengelola SDM dalam organisasi menyelenggarakan berbagai fungsinya dengan baik.
e. Penyederhanaan Birokrasi
Organisasi dapat didefinisikan sebagai sekelompok orang yang terikat secara formal dan hierarkis serta bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Organisasi dapat menjadi wadah dimana sekelompok orang bergabung dan menempati wilayah-wilayah tertentu untuk melakukan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya. Organisasi dapat pula menjadi tempat berinteraksi antar anggota organisasi tersebut maupun dengan anggota organisasi lainnya. 
Tolok ukur keberhasilan suatu organisasi tidak dilihat secara inkremental dari apa yang dicapai oleh masing-masing satuan kerja melainkan dari sudut pandang yang bersifat holistik dalam arti keberhasilan organisasi secara keseluruhan. Penyelesaian tugas yang menjadi tanggung jawab fungsional satuan kerja tertentu memerlukan interaksi, interdependensi dan interrelasi dengan semua satuan kerja lainnya serta kemudahan dalam birokrasi organisasi. Dan tentunya proses seperti ini memerlukan suatu sistem informasi yang baik.
f. Perencanaan
Strategi yang telah dirumuskan dan ditetapkan memerlukan penjabaran melalui penyelenggaraan fungsi perencanaan. Karena perencanaan merupakan salah satu hal yang penting dalam organisasi, perlu diketahui secepat mungkin berbagai resiko dan faktor-faktor yang dapat menjadi penyebab kegagalan pelaksanaan tujuan dan strategi organisasi. Informasi-informasi yang dibutuhkan dalam proses perencanaan adalah 5 W 1 H, yaitu what (apa), when (kapan), where (di mana), who (siapa), why (mengapa), dan how (bagaimana).
g. Umpan Balik
Semua informasi yang diperoleh—terutama dari hasil penilaian—diumpanbalikkan kepada berbagai pihak yang berkaitan dengan manajerial organisasi, termasuk kepada para pemodal, pemilik saham, manajemen puncak, para pimpinan satuan usaha, dan lainnya. Hal ini penting dilakukan supaya manajerial organisasi yang bersangkutan tetap menghasilkan efektivitas, efisiensi serta produktivitas yang tinggi sehingga tujuan awal organisasi dapat terwujud secara maksimal.
Penjelasan di atas membuktikan bahwa informasi sangat dibutuhkan dalam pengembangan suatu organisasi. Untuk membangun informasi yang handal dibutuhkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang mampu menampung dan mengolah data serta menghasilkan informasi yang tepat dan akurat setiap saat. Tanpa dukungan SIM yang tangguh, maka akan sulit organisasi yang baik akan terwujud, karena SIM menolong lembaga-lembaga bidang apapun dalam mengintegrasikan data, mempercepat dan mensistematisasikan pengolahan data, meningkatkan kualitas informasi, mendorong terciptanya layanan-layanan baru, meningkatkan kontrol, mengotomatisasikan sebagian pekerjaan rutin, menyederhanakan alur registrasi atau proses keuangan, dan lain sebagainya.

5. JAWABAN SOAL NO. 5
Perbedaan manajemen sistem informasi pendidikan konvensional dengan berbasis komputer (modern) dalam konteks planning, actuating, directing, innovating, organizing, staffing, controlling, representing, dan coordinating.
Kebutuhan perusahaan akan informasi meningkat sejalan dengan perkembangan perusahaan. Semakin besar dan kompleks suatu perusahaan, maka semakin besar pula kebutuhan akan informasi. Informasi memang menjadi unsur penentu dalam pengambilan keputusan karena informasi digunakan untuk melakukan planning, actuating, directing, innovating, staffing, controlling, representing, dan coordinating aktivitas perusahaan. Tentunya informasi yang dibutuhkan adalah informasi yang berkualitas.
Informasi dikatakan berkualitas apabila didukung oleh relevansi, yaitu ketepatan dengan penggunaannya, ketepatwaktuan, yaitu informasi mampu disajikan tepat pada saat dibutuhkan, dan akurat, yaitu harus tepat nilainya dan dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya. 
Informasi dibutuhkan oleh pihak internal dan eksternal. Kebutuhan mereka akan informasi berbeda tergantung pada tingkatan serta kepentingan masing-masing dalam perusahaan. Informasi (Bodnar, 2000:1) adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat. Sumber informasi adalah data dan data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan kesatuan nyata (Jogiyanto, 2001:8). Pentingnya akan informasi yang akurat dan tepat waktu dalam pengambilan keputusan menyebabkan perusahaan membutuhkan adanya sistem informasi yang responsif terhadap kebutuhan mereka. Hal inilah yang menjadi latar belakang mengapa banyak perusahaan sekarang ini mengganti sistem informasinya dari system yang manual menjadi sistem yang berbasis teknologi informasi modern (komputer).
Penggunaan teknologi informasi untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan bukan merupakan hal yang baru lagi, melainkan kebutuhan utama karena merupakan salah satu strategi bersaing pada era sekarang ini. Penggunaan teknologi informasi dalam bentuk aplikasi system dapat digunakan, baik pada tingkat internal maupun eksternal. Untuk tingkat internal dapat digunakan, baik pada tingkat fungsi operasioal organisasi maupun tingkatan manajemen. Penggunaan pada fungsi operasional organisasi, misalnya pada fungsi akuntansi, keuangan, produksi, pemasaran dan lainnya. Pada tingkatan manajemen, misalnya digunakan pada tingkat manajemen atas, menengah, atau bawah. Perusahaan tidak harus memiliki dan menggunakan semua aplikasi sistem yang ada, tetapi harus memilih aplikasi sistem yang sesuai dengan kebutuhan perusahaaan.

6. JAWABAN SOAL NO. 6
Contoh pembelajaran aktif berbasis komputer.
Jawaban terdapat di dalam CD yang disertakan dalam penyerahan tugas UAS ini.


TUGAS PROFIL SEKOLAH :

klik link ini : Yayasan Al-Ghoffaar Cikaso Kec. Kramatmulya Kab. Kuningan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s