Jawaban UAS TI

Posted: 5 Juli 2009 by Mahasiswa S2 MPI STAIN Cirebon in Tak Berkategori
Tag:

MATA KULIAH     : TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN

NAMA                       :WAWAT ROHMAWATI

NIM                           :505810067

1. Wilayah garapan /pokok-pokok manajemen sistem informasi pendidikan (MSIP)
Jawab:
Suatu organisasi pendidikan akan menjalankan fungsi-fungsi operasi yang harus berjalan dalam organisasi tersebut untuk mencapai tujuan penyelenggaraan pendidikan. Fungsi-fungsi operasi dalam organisasi pendidikan meliputi fungsi operasi akuntansi/ keuangan. Kepegawaian, akademik/kurikulum, administras perkantoran, proses kegiatan belajar mengajar, gedung dan ruang, perpustakaan, dan alumni. Untuk menjalankan fungsi-fungsi operasi tersebut dibutuhkan managemen. Fungsi-fungsi managemen yang harus berjalan dalam menggerakan fungsi operasi untuk mencapai tujuan yang diharapkan, sekurang-kurangnya meliuti fungsi planning, organizing, staffing, directing, evaluating, coordinating, dan budgeting.
Fungsi manajemen mempunyai tingkat kompleksitas yang tinggi dan tingkat relasional yang kompleks. Ketika fungsi operasi dalam organisasi berjalan sesuai fungsi managemen, maka akan terjadi lalu lintas data dan informasi yang saling terkait dan saling membutuhkan, sehingga tingkat kompleksitas relasional antara fungsi tersebut kelihatan sekali. Kompleksitas relasional data dan informasi tersbut meliputi tahap-tahap pengumpulan data, klasifikasi data, pengolahan data agar berubah bentuk, sifat, dan kegunaan menjadi informasi, interpretasi informasi, penyimpanan informasi, penyampaian informasi atau transmisi kepada pengguna dan penggunaan informasi untuk kepentingan managemen organisasi. Tahapan kompleksitas relasional data dan informasi memungkinkan ditempuhnya delapan tahap penting dalam penanganan informasi, yaitu: penciptaan informasi, pemeliharaan saluran informasi, transmisi inormasi, penerimaan informasi, penyimpanan informasi, penelusuran informasi, penggunaan informasi, dan penilaian kritis serta umpan balik. Tahap-tahap tersebut menjadi sebuah bentuk managemen sistem informasi pendidikan.
Manajemen sistem informasi pendidikan (MSIP) adalah sistem yang didisain untuk kebutuhan manajemen dalam upaya mendukung fungsi-fungsi dan aktivitas manajemen pada suatu organisasi pendidikan. Jenis data dan fungsi-fungsi operasi disesuaikan dengan kebutuhan manajemen.
Dari uraian tersebut di atas, dapat disebutkan bahwa wilayah garapan/pokok-pokok Manajemen Sistem Informasi Pendidikan (MSIP) meliputi:
a. Sistem informasi Akuntansi
b. Sistem informasi Kepegawaian
c. Sistem informasi Akademik/ kurikulum
d. Student Centered Learning melalui e-Learning
e. Sistem informasi perpustakaan

2. Proses penggunaan MSIP dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan
Jawab:
Manajemen sistem informasi pendidikan (MSIP) adalah sistem yang didisain untuk kebutuhan manajemen pada suatu organisasi pendidikan. Maksud dilaksanakannya MSIP adalah sebagai pendukug kegiatan fungsi manajemen; planning, organizing, staffing, directing, evaluating, coordinating, dan budgeting dalam rangka menunjang tercapainya sasaran dan tujuan fungsi-fungsi operasional dalam organisasi pendidikan.
Dengan adanya MSIP organisasi pendidikan akan merasakan beberapa manfaat sebagai berikut :
a. Tersedianya sistem pengelolaan data dan informasi pendidikan
b. Terintegrasinya data dan informasi pendidikan untuk mendukung proses pengambilan keputusan
c. Tersedianya data dan informasi pendidikan yang lengkap bagi seluruh stakholders yang berkepentingan dalam bidang pendidikan
MSIP digunakan oleh penggunanya sebagai alat bantu pengambil keputsan dan oleh pihak lain yang bergabung dalam inter-organizational information sistem. Sehingga organisasi pendidikan dapat berinteraksi dengan piha berkepentinan (stakeholders). Nilai penting MSIP adalah :
a. Sistem informasi yang berbasis computer (computer based information sistems) memungkinkan pendelegasian secara rutin.
b. Teknologi informasi memungkinkan pengolahan data secara lebih akurat dan handal.
c. Pembuatan keputusan akan ditunjang dengan pilihan altenatif yang lebih obyektif dengan data pendukung yang lengkap.
d. Monitoring dan evaluasi memerlukan penyerapan informasi secara cepat dan efisien.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa MSIP sangat berguna untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan.

3. Pengklasifikasian jenis data yang biasa digunakan untuk kepentingan MSIP
Jawab:
Data adalah semua fakta, petunjuk, indikasi, dan informasi baik dalam bentuk tulisan (karakter), angka (digital, gambar (analog termasuk peta)), media magnet, dokumen, dan bentuk lain yang didapat dari hasil penyelidikan umum dan eksplorasi. Sedangkan informasi adalah rangkuman data yang telah mengalami proses pengolahan dan atau interpretasi yang disajikan dalam bentuk peta, laporan baik hard copy maupun soft copy.
Jenis-jenis data :
a. Berdasarka sumber
• Internal
• Eksternal
b. Berdasarkan tahapan kegiatan
• Primer
• Skunder

c. Berdasarkan sifat
• Dasar
• Olahan
• Interpretasi
d. Berdasarkan bentuk
• Fisik
• Non fisik (olahan)
e. Berdasarkan kerahasiaan
• Terbuka
• Tertutup
Jenis data yang biasa digunakan untuk kepentingan MSIP :
a. Data Akuntansi/keuangan
b. Data kepegawaian
c. Data Akademik/Kurikulum
d. Proses KBM melalui pendekatan Student Centered Larning melalui e-Learning
e. Data Perpustakaan

4. Fungsi manajemen informasi dalam konteks mengefektifkan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya
Jawab:
Manajemen sistem informasi dalam konteks SDM berupaya agar keputusan yang diambil dan aktifitas yang dilaksanakan selalu mengacu kepada mutu SDM yang terukur dan dapat teramati validitasnya berdasarkan perilaku seorang pegawai dalam suatu organisasi yang dirancang dalam sistem informasi manajemen sumber daya manusia.
Aplikasi manajemen sistem informasi dalam konteks SDM adalah aplikasi yang ditujukan untuk membantu organisasi atau perusahaan mengelola kompetensi sumber daya manusia. Dalam hal ini pengelolaan sumber daya manusia memiliki ruang lingkup:

a. Organisasi dan uraian jabatan pegawai
b. Pengelolaan standar kompetensi baik kompetensi dalam kaitannya dengan karakter pegawai maupun kinerja yang bersifat skill.
c. Pengelolaan data jabatan, kebutuhan kompetensi jabatan, dan penentuan level kebutuhan kompetensi jabatan.
d. Pengelolaan data pegawai dan kompetensi individu.
e. Aplikasi gap and match kompetensi
f. Aplikasi sistem perencanaan karir (rotasi, mutasi, demosi, promosi)
g. Aplikasi sistem kinerja

5. Perbedaan manajemen sistem informasi pendidikan konvensional dengan berbasis Komputer (modern) dalam konteks planning, actuating, directing, innovating, organizing, staffing, controlling, representing, coordinating
Jawab:
Kebutuhan perusahaan akan informasi meningkat sejalan dengan perkembangan perusahaan. Semakin besar dan kompleks suatu perusahaan, maka semakin besar pula kebutuhan akan informasi. Informasi memang menjadi unsur penentu dalam pengambilan keputusan karena informasi digunakan untuk melakukan planning, actuating, directing, innovating, staffing, controlling, representing, dan coordinating aktivitas perusahaan. Tentunya informasi yang dibutuhkan adalah informasi yang berkualitas.
Informasi dikatakan berkualitas apabila didukung oleh relevansi, yaitu ketepatan dengan penggunaannya, ketepatan waktuannya, yaitu informasi mampu disajikan tepat pada saat dibutuhkan, dan akurat, yaitu harus tepat nilainya dan dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya.
Informasi dibutuhkan oleh pihak internal dan eksternal. Kebutuhan mereka akan informasi berbeda tergantung pada tingkata serta kepentingan masing-masing dalam perusahaan. Informasi (Bodhar, 2000:1) adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputasan yang tepat. Sumber informasi adalah data dan data adalah kenyataan yang menggambarakan suatu kejadian dan kesatuan nyata (Jogianto, 2001:8). Pentingnya akan informasi yang akurat dan tepat waktu dalam pengambilan keputusan menyebabkan perusahaan membutuhkan adanya system informasi yang response terhadap kebutuhan mereka. Hal inilah yang menjadi latar belakang mengapa banyak perusahaan sekarang ini berbasis teknologi informasi modern (computer).
Penggunaan teknologi informasi untuk mendukung aktivitas oprasional perusahaan bukan merupakan hal yang baru lagi, melainkan kebutuhan utama karena merupakan salah satu strategi bersaing pada era sekarang ini. Penggunaan teknologi informasi dalam bentuk aplikasi sistem dapat digunakan, baik pada tingkat internal maupun eksternal. Untuk tingkat internal dapat digunakan, baik pada tingkat fungsi operasional organisasi, misalnya pada fungsi akuntansi, keuangan, produksi, pemasaran dan lainnya. Pada tingkatan manajemen, misalnya digunakan pada tingkat menejemen aas, menengah, atau bawah. Perusahaan tidak harus memiliki dan menggunakan semua aplikasi system yang ada, tetapi harus memilih aplikasi sistem yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

6. Penerapan manajemen sistem informasi di Sekolah (e-Learning)
Jawab:
a. Contoh pembelajaran berpusat pada siswa (student centred learning) atau SCL
Seorang guru memberikan pembelajaran tatap muka sesuai dengan jadwal dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran, seperti ceramah, diskusi, presentasi kelompok dan lainnya. Bahan belajar cetak tersedia dalam bentuk buku, diktat, hand out, dan sebagainya. Disamping itu para guru juga menggunakan blog (http://tpers.net) sebagai salah satu media pembelajaran. Siswa diminta menuliskan hasil refleksi mingguan, hasil kajian, dan lainnya dengan gaya bahasa masing-masing kedalam blog tersebut. 
Begitupun tugas kelompok baik dalam bentuk makalah maupun bahan presentasi diupload dalam blog tersebut. Siswa yang satu diwajibkan membaca tulisan teman yang lainnya dan memberi komentar mengenai apa yang telah ditulis oleh temannya tersebu. Guru juga melayani komunikasi secara syinchronous melalui “yahoo messenger”. Kapan saja dan dimana saja siswa boleh berdiskusi tentang pembelajaran dengan guru melalui chatting. Sewaktu-waktu guru membuka telekonferensi melalui yahoo massanger untuk membicarakan topik pelajaran yang tidak sempat dibahas dalam tatap muka. Bahkan secara asynchronous guru juga menerima dan mengirim informasi melalui email dan mengirim informasi atau tugas secara serentak melalui milinglist (yahoogroups).
b. Contoh penerapan program e-learning dalam hal pengembangan digital library
Sistem informasi manajemen (SIM) perpustakaan merupakan pengintegrasian antara bidang pekerjaan administrasi, pengadaan, inventarisasi, katalogisasi, pengolahan, sirkulasi, statistik, pengelolaan anggota perpustakaan, dan lain-lain. Sistem ini sering dikenal juga dengan sebutan sistem otomasi perpustakaan.
Saat ini hampir semua perpustakaan di Indonesia telah menerapkan apa yang disebut dengan sistem otomasi perpustakaan. Perpustakaan digital adalah sebuah system yang terdiri dari perangkat hardware dan software, koleksi elektronik, staf pengelola, pengguna, organisasi, mekanisme kerja, serta layanan dengan memanfaatkan berbagai jenis teknologi informasi. Pengembangan perpustakaan digital bagi tenaga pengelola perpustakaan lebih efektif dan efisien. Fungsi sistem otomasi perpustakaan lebih menitik beratkan pada bagaimana mengontrol sistem administrasi layanan secara otomatis/terkomputerisasi. Sedangkan bagi pengguna perpustakaan dapat membantu mencari sumber-sumber informasi yang diinginkan dengan menggunakan catalog on-line yang dapat diakses melalui intranet maupun internet, sehingga pencarian informasi dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun ia berada.
c. Contoh penerapan program e-learning dalam hal pengembangan sumber daya guru dan pegawai
Pengelolaan organisasi dan uraian jabatan pegawai, pengelolaan standar kompetensi baik kompetensi dalam kaitannya dengan dngan karakter pegawai maupun kinerja yang bersifat skill, pengelolaan data jabatan, kebutuhan kompetensi jabatan, dan kompetensi individu, aplikasi gap and mach kompetensi, aplikasi sistem perencanaan karir dan aplikasi sistem kinerja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s