Hadis Pendidikan : Penentuan Tempat dan Waktu Belajar

Posted: 9 Februari 2010 by Miftah in Pendidikan
Tag:,

حَدَّثَنَا مُسَدَّدُ حَدَّثنَاَ أبُوْ عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ اْلأصْبَهَانِي عَنْ أبِي صَالِحٍ ذَكْوَانَ عَنْ أبِي سَعِيْدٍ جَائَتْ امْرَأةٌ إلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُوْلَ اللهِ ذَهَبَ الرِّجَالُ بِحَدِيْثِكَ فَاجْعَلْ لَناَ مِنْ نَفْسِكَ يَوْمًا نَأْتِيْكَ فِيْهِ تُعَلِّمُنَا مِمَّا عَلَّمَكَ اللهُ فَقَالَ اِجْتَمِعْنَ فِى يَوْمِ كَذَا وَكَذَا فِى مَكَانِ كَذَا وَكَذَا فَاجْتَمَعْنَ فَأتـَاهُنَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَمَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَهُ الله ُثُمَّ قَالَ مَا ِمنْكُنَّ إمْرَأةٌ تَقَدَّمَ بَيْنَ يَدَيْهَا مِنْ وَلَدِهَا ثَلاَثَةً إلاَّ كَانَ لَهَا حِجَابًا مِنَ النَّارِ فَقَالَتْ إْمَرَأةٌ مِنْهٌنَّ يَا رَسُوْلَ اللهِ أَوِ اثْنَيْنِ قَالَ فَأَعَادَتْهَا مَرَّتَيْنِ ثُمَّ قَالَ وَ اثْنَيْنِ وَ اَثْنَيْنِ وَ اْثنَيْنِ —  رواه البخاري [1]

Mufradat

تَقَدَّمَ بَيْنَ يَدَيْهَا      : Maju. Yang dimaksud adalah  mendidik, mengajar, mengurus.

أَعَادَتْهَا             : Mengulanginya

Terjemah Hadis

Dari Musaddad, telah berkata Abu ‘Awanah dari Abdurrahman ibn Al Ashbahaniy dari Abu Shalih Dzakwan dari Abu Sa’id, telah datang seorang perempuan kepada Rasulullah saw. dan ia berkata, “Wahai Rasulullah, orang-orang laki-laki pergi (mempelajari) hadismu, maka jadikanlah (luangkanlah) untuk kami dari dirimu (waktumu) sehari (dimana) kami bisa menjumpaimu pada hari itu dan engkau mengajarkan kepada kami apa yang telah Allah ajarkan kepadamu.” Rasul menjawab, “Datanglah pada hari ini dan ini di tempat ini dan ini.” Maka mereka berkumpul dan Rasulullah saw. mendatangi mereka lalu mengajarkan apa yang telah Allah ajarkan kepada beliau. Kemudian beliau berkata, “Tidak ada perempuan di antara kalian yang mendidik (mengajar) tiga orang anaknya kecuali ia ter-hijab (terhalang) dari api neraka. Seorang perempuan di anatar mereka bertanya, “Ya Rasulullah, atau (bagaimana kalau) dua orang?” kemudian dia mengulanginya sampai dua kali. Beliau menjawab, “Dua orang, dua orang dan dua orang.” (HR. Bukhari)

Penjelasan Hadis

Seorang perempuan yang datang kepada Rasulullah dalam hadis di atas adalah Asma’ binti Zaid ibn As Sakan.[2] Ia datang dengan tujuan agar Rasulullah dapat mengajarkan kepadanya dan kaum wanita pada masa itu segala yang telah Rasul ajarkan kepada kaum laki-laki. Rasulullah menyetujuinya dan menetapkan hari sekaligus tempat belajar bagi mereka. Hal ini mengisyaratkan bahwa waktu dan tempat merupakan hal penting dalam proses perencanaan dan pengajaran pendidikan, karena tanpa waktu dan tempat yang tepat maka akan menghambat tercapainya tujuan pendidikan.

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Kitab I’tishom Bab Ta’lim. Hadis senada juga diriwayatkan oleh Muslim, Nasa’i, Ibn Majah dan Ahmad ibn Hanbal.[3]


[1] Bukhari, Shahih Bukhari (Beirut: Dar Al Fikr, 1994)

[2] Ibn Hajar Al Asqalani, Fathul Bari.

[3] A. W. Wensick, Al Mu’jam Al Mufahras Li Alfadzi Al Hadis Al Nabawi (Leiden: Maktabah Baril, 1936).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s